Ratusan Santri Pesantren Muammar Gandi Gelar Istighosah untuk Keselamatan Bangsa

Suasana khusyuk menyelimuti Musallah Pondok Pesantren Muammar Gandi Rappang, Jl. Poros Lanrang Aka-akae No. 77, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Senin 1 September 2025.

Ratusan santri dari MTs dan MA Muammar Gandi larut dalam istighosah bersama, memanjatkan doa demi keselamatan dan keberkahan bangsa Indonesia. Dalam suasana penuh kekhidmatan, ayat-ayat suci Al-Qur’an bergema, doa-doa dipanjatkan dengan penuh harap. Istighosah ini menjadi momen ibadah sekaligus refleksi kolektif atas kondisi bangsa yang dinilai tengah menghadapi situasi kritis.

Direktur Pesantren Muammar Gandi, H. Muammar Hijaz, menegaskan pentingnya ikhtiar spiritual di tengah dinamika kebangsaan. “Doa adalah senjatanya orang Islam, dan dengan doa ini semoga bangsa kita Indonesia selalu diberi kerahmatan dan keselamatan dalam menghadapi situasi bangsa seperti saat ini,” ungkapnya. Senada, Kepala MTs Muammar Gandi, Ismail Arifin, menjelaskan bahwa istighosah adalah wujud pertobatan kolektif. “Kembali ke makna Indonesia bahwa istighosah itu jika merujuk dari bahasa Arab lalu dibahasa-Indonesiakan bermakna istighfar atau permohonan ampun.

Olehnya itu, dengan ritual istighosah ini, kita semua memohon ampun atas segala kekhilafan dan mengharapkan ridho, dijauhkan dari segala bentuk mara bahaya. Semoga Allah SWT menurunkan hikmah dan keberkahan untuk Ibu Pertiwi atas segala yang terjadi beberapa hari ini,” terangnya.

Acara ini menjadi bukti nyata kepedulian kalangan pesantren terhadap arah bangsa. Di tengah riuhnya arus informasi dan kegaduhan nasional, santri serta pendidik Muammar Gandi memilih menundukkan kepala, merapatkan hati, dan bersimpuh dalam doa. Harapannya hanya satu: semoga badai segera berlalu, dan Indonesia tetap dalam lindungan Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *